Thursday, 19 February 2026

MENU

Di Duga Korupsi KEJAGUNG RI Bakal “Proses” Rektor UNIMA

Di Duga Korupsi KEJAGUNG RI Bakal “Proses” Rektor UNIMA

 

 

 

Foto: Proyek Pembangunan Pusat Pembinaan Mentalitas Pancasila Belum Selesai di Kerjakan Sejak 20 Mei 2022.
Foto: Proyek Pembangunan Pusat Pembinaan Mentalitas Pancasila Belum Selesai di Kerjakan Sejak Mei 2022.

SULAWESI UTARA, PENA JURNALIS INDONESIA. COM (PJI.COM) Link : penajurnalisindonesia.com

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Perjuangan Rakyat Indonesia (FORRADO) Max Nicolaas Sumlang, menyeroti keterlambatan Proyek Pemerintah Pusat yang di serahkan ke Rektor UNIMA.

Kementerian Pendidikan ini Sudah Sejak 20 Mei 2022 hingga 20 Mei 2024. Tidak Kunjung Selesai.

Sekarang Sudah Bulan Oktober 2024, tak lama lagi Tahun 2024 akan berakhir, tinggal dua bulan.

Pekerjaan Konstruksi Paket Pembangunan Pusat Pembinaan Mentalitas Pancasila berpotensi “Gagal Konstruksi”.

Mengapa?

Sebab, hingga tahun 2024 Proyek Konstruksi Tonsaru belum bisa dirasakan manfaatnya untuk kepentingan Pendidikan Mahasiswa Universitas Manado. Tandas Sumlang.

 

Foto: Senin 28/10/2024 Foto: Senin, (28/10/2024) Pembangunan PPMP Belum Selesai di Kerjakan
Foto: Senin, (28/10/2024) Proyek Pembangunan PPMP Belum Selesai di Kerjakan.

Aktivis Senior ini menyoroti kinerja Rektor Unima, PPK, beserta PPTK serta pihak Penyedia Jasa dan Konsultan Pengawas.

Sumlang juga Bertanyakan fungsi Pengawasan internal dari kementerian pendidikan dan Kebudayaan sebagai Pemilik Pekerjaan.

Mengapa Pelaksanaan Pembangunan Pusat Mentalitas Proyek Pancasila di Tonsaru hingga Oktober 2024 Belum juga selesai di Kerjakan ?

Sumlang meminta pihak Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung-RI) untuk segera memproses dugaan Korupsi pada Proyek Berbandrol Rp. 82 Miliar tersebut. Tegasnya.

Menurut Sumlang dari Pantauan Aktivis LSM DPP FORRADO pada Senin, (28/10/2024) di Lokasi Pekerjaan Kampus UNIMA Tonsaru Tondano Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Pekerjaan Proyek Belum Selesai, pada hal sudah jalan tiga tahun, sungguh sangat memprihatinkan. Ucap Sumlang.

Saya sebagai masyarakat Minahasa Sulawesi Utara mendesak Kejagung untuk menindak lebih lanjut Laporan kami, Korupsi harus di Basmi di Lingkungan Kampus UNIMA. Pintanya.

Lembaga Pendidikan harus bersih dari Korupsi, apalagi sekelas UNIMA.

UNIMA adalah Kampus terbaik di Sulawesi Utara, harus di dukung Fasilitas Pendidikan yang memadai seperti Gedung Pusat Pembinaan Mentalitas Pancasila. Tegasnya.

Seperti diketahui bahwa Pemerintah Pusat melakukan upaya serius untuk memajukan dunia Pendidikan Tinggi di Minahasa Sulawesi Utara.

Hal itu di buktikan dengan Kucuran Anggaran Besar, hingga Miliaran Rupiah.

Di Tahun 2022 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), mengucurkan Pagu Rp. 82 Miliar untuk Paket Pembangunan Pusat Pembinaan Mentalitas Pancasila Tender Gagal Evaluasi Ulang. Kode Lelang 14016025 di Satuan Kerja Universitas Negeri Manado.

Sumber anggaran APBN dengan Kategori Pekerjaan Konstruksi.

Tahap saat ini Tender Sudah Selesai, Sejak Tanggal 20 Mei sampai dengan 25 Juli 2022.

Lokasi Pekerjaan Kampus UNIMA Tonsaru Tondano Minahasa.

Namun, sangat di sesali proyek berbandrol miliaran rupiah tersebut hingga menjelang akhir tahun 2024 belum bisa di manfaatkan untuk aktivitas akademik UNIMA.

Mendorong Ketua LSM FORRADO Max Nicolaas Sumlang bersuara, minta atensi Kejagung RI. (****)

Penulis: Nurwani Simamora.

Redaktur : Irianny Menda Mamahit.