SANGIHE, Tahuna, penajurnalisindonesia.com(pji.com)-Sikap Keberpihakan Pejabat Bupati Kepulauan Sangihe dr. Rinni Tamuntuan kepada Warganya, bagaikan “Kasih Sang Ibu Kandung bagi buah hatinya”.
Mengapa tidak? Niat hati Srikandi Sangihe ini memang benar-benar menyentuh kebutuhan warganya di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdampak Kenaikan Tarif Air Minum sebesar 250 porsen.
Bertempat di Pendopo, Minggu (12/05/2024), tepatnya pukul 20:30 Wita.
Kandidat Bupati Sangihe ini, langsung Gerak Cepat atasi permasalahan yang membebani Masyarakat yang disayanginya.
Di sela-sela kesibukan sebagai Pejabat Bupati, dr. Rinni Tamuntuan adakan pertemuan mendadak dengan Direktur PDAM Teguh Prahara Salainti, Asisten II Gregori Londo, Kabag Ekonomi Maryani Suriati Kuheba, ST. Terkait Keresahan Masyarakat atas Isu-isu Kenaikan Tarif Air Minum PDAM Sangihe.
Gerak cepat Rinni Tamuntuan selaku Pejabat Bupati Sangihe patut diapresiasi.
Langkah tegas serta Sikap keberpihakan Pejabat Bupati Sangihe adalah sebuah sikap terpuji, dalam mengatasi permasalahan kenaikan Tarif Air Minum di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Mengingat Air Minum adalah Kebutuhan Vital Masyarakat.
Ketersedian Kebutuhan Dasar Air Minum, tentunya tidak lepas dari Aspek Kwalitas, Kwantitas, Ketiunitas, dan Keterjangkauan.
Keprihatinan Pejabat Bupati dr. Rinni Tamuntuan atas sentimen Pasar, Kepanikan Warga atas melonjaknya Tarif Air, hal ini terpantau pada Media Sosial, juga terkait Mutu Air yang di distribusikan Entitas Pengelola PDAM.
Sangat miris kenaikan Tarif Air Minum di “Politisasi, Polarisasi Politik” kepentingan ajang Kontestasi Pilkada Sangihe. Terpantau adanya “ucapan rasis”.
Kepedulian Pj. Bupati dr. Rinni Tamuntuan kepada masyarakatnya terkait Melonjaknya Tarif Air Minum PDAM bak Siraman Air nan sejuk di hati. (Tonny Salindeho, SP.d).

